🕌Website ini adalah kebaikan Taqmir.com untuk Masjid Jami Al-Ikhlas.
Pengurus masjid dapat klaim & kelola konten secara gratis.
🕌
Klaim Website Masjid Jami Al-Ikhlas
Taqmir.com menyediakan website gratis sebagai amal jariyah digital
untuk lebih dari 500.000 masjid di Indonesia.
Klaim website ini dan mulai kelola konten, jadwal sholat, kegiatan, dan infaq masjid Anda — selamanya gratis.
Surat Ar Rahmaan terdiri atas 78 ayat, termasuk golongan surat- surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Ar Ra'du. Dinamai Ar Rahmaan (Yang Maha Pemurah), diambil dari perkataan Ar Rahmaan yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Ar Rahmaan adalah salah satu dari nama-nama Allah. Sebagian besar dari surat ini menerangkan kepemurahan Allah s.w.t. kepada hamba-hamba-Nya, yaitu dengan memberikan nikmat-nikmat yang tidak terhingga baik di dunia maupun di akhirat nanti.
1
اَلرَّحْمٰنُۙ
Ar-raḥmān(u).
(Allah) Yang Maha Pengasih,
2
عَلَّمَ الْقُرْاٰنَۗ
‘Allamal-qur'ān(a).
telah mengajarkan Al-Qur’an.
3
خَلَقَ الْاِنْسَانَۙ
Khalaqal-insān(a).
Dia menciptakan manusia.
4
عَلَّمَهُ الْبَيَانَ
‘Allamahul-bayān(a).
Dia mengajarinya pandai menjelaskan.
5
اَلشَّمْسُ وَالْقَمَرُ بِحُسْبَانٍۙ
Asy-syamsu wal-qamaru biḥusbān(in).
Matahari dan bulan (beredar) sesuai dengan perhitungan.
6
وَّالنَّجْمُ وَالشَّجَرُ يَسْجُدَانِ
Wan-najmu wasy-syajaru yasjudān(i).
Tetumbuhan dan pepohonan tunduk (kepada-Nya).
7
وَالسَّمَاۤءَ رَفَعَهَا وَوَضَعَ الْمِيْزَانَۙ
Was-samā'a rafa‘ahā wa waḍa‘al-mīzān(a).
Langit telah Dia tinggikan dan Dia telah menciptakan timbangan (keadilan dan keseimbangan)
8
اَلَّا تَطْغَوْا فِى الْمِيْزَانِ
Allā taṭgau fil-mīzān(i).
agar kamu tidak melampaui batas dalam timbangan itu.
Yā ma‘syaral-jinni wal-insi inistaṭa‘tum an tanfużū min aqṭāris-samāwāti wal-arḍi fanfużū, lā tanfużūna illā bisulṭān(in).
Wahai segenap jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, tembuslah. Kamu tidak akan mampu menembusnya, kecuali dengan kekuatan (dari Allah).
34
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
Fa bi'ayyi ālā'i rabbikumā tukażżibān(i).
Maka, nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan (wahai jin dan manusia)?
Fīhinna qāṣirātuṭ-ṭarf(i), lam yaṭmiṡhunna insun qablahum wa lā jānn(un).
Di dalamnya ada (bidadari) yang membatasi pandangan (hanya untuk pasangannya) yang tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka dan tidak (pula) oleh jin.
57
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِۚ
Fa bi'ayyi ālā'i rabbikumā tukażżibān(i).
Maka, nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan (wahai jin dan manusia)?
58
كَاَنَّهُنَّ الْيَاقُوْتُ وَالْمَرْجَانُۚ
Ka'annahunnal-yāqūtu wal-marjān(u).
Seakan-akan mereka itu permata yakut dan marjan.
59
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
Fa bi'ayyi ālā'i rabbikumā tukażżibān(i).
Maka, nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan (wahai jin dan manusia)?
60
هَلْ جَزَاۤءُ الْاِحْسَانِ اِلَّا الْاِحْسَانُۚ
Hal jazā'ul-iḥsāni illal-iḥsān(u).
Adakah balasan kebaikan selain kebaikan (pula)?
61
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
Fa bi'ayyi ālā'i rabbikumā tukażżibān(i).
Maka, nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan (wahai jin dan manusia)?
62
وَمِنْ دُوْنِهِمَا جَنَّتٰنِۚ
Wa min dūnihimā jannatān(i).
Selain dari kedua (surga) itu ada dua surga (lagi).
63
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِۙ
Fa bi'ayyi ālā'i rabbikumā tukażżibān(i).
Maka, nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan (wahai jin dan manusia)?
64
مُدْهَاۤمَّتٰنِۚ
Mudhāmmatān(i).
Kedua surga itu (terlihat warnanya) hijau tua.
65
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
Fa bi'ayyi ālā'i rabbikumā tukażżibān(i).
Maka, nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan (wahai jin dan manusia)?
66
فِيْهِمَا عَيْنٰنِ نَضَّاخَتٰنِۚ
Fīhimā ‘aināni naḍḍākhatān(i).
Di dalam keduanya ada dua mata air yang memancar tanpa henti.
67
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِۚ
Fa bi'ayyi ālā'i rabbikumā tukażżibān(i).
Maka, nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan (wahai jin dan manusia)?
68
فِيْهِمَا فَاكِهَةٌ وَّنَخْلٌ وَّرُمَّانٌۚ
Fīhimā fākihatuw wa nakhluw wa rummān(un).
Di dalam keduanya ada buah-buahan (antara lain) kurma dan delima.
69
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِۚ
Fa bi'ayyi ālā'i rabbikumā tukażżibān(i).
Maka, nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan (wahai jin dan manusia)?
70
فِيْهِنَّ خَيْرٰتٌ حِسَانٌۚ
Fīhinna khairātun ḥisān(un).
Di dalamnya ada (bidadari) yang mulia (akhlaknya) lagi jelita.
71
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِۚ
Fa bi'ayyi ālā'i rabbikumā tukażżibān(i).
Maka, nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan (wahai jin dan manusia)?
72
حُوْرٌ مَّقْصُوْرٰتٌ فِى الْخِيَامِۚ
Ḥūrum maqṣūrātun fil-khiyām(i).
Bidadari-bidadari yang dipingit dalam kemah-kemah.
73
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِۚ
Fa bi'ayyi ālā'i rabbikumā tukażżibān(i).
Maka, nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan (wahai jin dan manusia)?